Sabtu, 30 Agustus 2014

Mengapa Universitas Terbuka Kian Menjadi Pilihan?


Universitas Terbuka (UT) Pondok Cabe Pamulang Tangsel
Kampus Universitas Terbuka di Pamulang, sumber Foto :kabartangsel.com

Meningkatnya angka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi di Indonesia yang mencapai angka 29,9 % pada tahun 2013 lalu, merupakan sebuah pencapaian yang sangat menggembirakan. Sangat menggembirakan karena sejak Indonesia merdeka hingga tahun 2000, baru ada sekitar 13,8 % anak usia 19-23 tahun yang bisa mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi. Perubahan sangat dratis terjadi setelah memasuki era milenium sehingga APK perguruan tinggi mengalami peningkatan lebih dari dua kali lipat. Persentase ini bisa menjadi salah satu indikasi sederhana bahwa akses masyarakat terutama generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi semakin baik.

Pertanyaan selanjutnya, pentingkah pendidikan formal di perguruan tinggi bagi masa depan dan prestasi yang bersangkutan, juga bagi masyarakat, bangsa dan negara?

Minggu, 17 Agustus 2014

Sumbangsih Ekonomi Kreatif untuk Indonesia Siaga Bencana


Sumber Foto : subditmbl.wordpress.com
Ada banyak cara kreatif yang bisa dilakukan agar edukasi tentang kebencanaan dapat tersampaikan dengan efektif dan menyenangkan. Seperti yang dilakukan Yuka Matsumoto, mantan Miss Japan untuk Miss Asia Pasific 2005 yang juga seorang jurnalis di NHK International. Yuka memilih manga atau komik khas Jepang sebagai sarana untuk mengedukasi masyarakat terutama di kalangan anak-anak dan perempuan. Dua kelompok masyarakat yang acapkali menjadi korban terbesar hampir di setiap bencana. Tak hanya di Jepang, edukasi kebencanaan juga dilakukan Yuka di Aceh, yang 10 tahun lalu mengalami bencana tsunami sangat dahsyat.

Yuka memilih manga atau komik, karena menurutnya, komik sangat mudah dipahami, termasuk oleh anak-anak. Bersama rekannya Nayu Hanii, seorang komikus Jepang yang bekerja untuk majalah Sho-comi, Yuka membuat komik yang berisi pesan-pesan tentang pendidikan kebencanaan lalu menyebarkannya ke berbagai wilayah dan negara yang rentan bencana, termasuk Aceh, dengan biaya sendiri. Menurut Yuka, pendidikan tentang bencana adalah sangat penting. Karena teknologi tanpa diikuti pendidikan bencana kepada masyarakat, tidak akan pernah memadai.

Senin, 11 Agustus 2014

Tak Hanya Anak, Ibu Pun Sering di-Bully

Multi-tasking-Mom
Foto dari www.playwithyourfamily.com

Dua anak saya (Sasha dan Naura) pernah beberapa kali harus rawat inap di rumah sakit. Karena lebih dari sekali, terutama Sasha yang bahkan pernah tiap tahun opname selama tiga kali berturut-turut, saya kerap mendapat komentar miring soal bagaimana saya merawat anak-anak saya terutama dalam hal makanan. Hiks, sedih pastinya :)

 
;