Rabu, 16 April 2014

Memperkenalkan Padang Mahsyar pada Anak-anak


Sumber Foto : http://kampungakhirat.com


'Dongeng' pengantar tidur untuk anak-anak kali ini bertema tentang 'padang mahsyar' :)

* * *

Bayangkanlah kita tengah berada di padang Mahsyar, sebuah dataran luas yang begitu dekat jaraknya dengan matahari. Tempat di mana seluruh umat manusia dikumpulkan. Sangat panas, sehingga banyak orang hanya sibuk memikirkan dirinya sendiri. Lalu tiba-tiba datang seorang malaikat memberi segelas air minum yang nampak begitu segar pada seseorang, sebut saja namanya Annisa.

"Ini untukmu, karena semasa di dunia kau sering memberi makan dan minum fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan" kata si malaikat.

Annisa segera meminumnya dengan sangat gembira. Tak lama kemudian datang lagi malaikat lain yang membawa sekeranjang buah-buahan yang begitu ranum.


"Buah-buahan ini untukmu, karena semasa di dunia kau gemar bersilaturahmi pada kerabat dan sahabatmu, meski mereka jarang membalas kebaikanmu" kata malaikat kedua.

Belum lagi hilang rasa takjub Annisa, muncul lagi malaikat ketiga yang memberinya payung untuk menaunginya dari panas yang sangat menyengat.

"Kenapa kau memberiku payung?" tanya Annisa.

"Kau berhak mendapatkannya karena semasa di dunia kau ringan tangan dalam menolong orang-orang di sekitarmu, tanpa harus selalu diminta, juga tanpa berharap balasan dari mereka" jelas malaikat ketiga.

Lalu datang lagi malaikat keempat, yang memberi Annisa seperangkat pakaian yang sangat bagus.

"Ini untukmu, karena semasa di dunia kau lebih memilih menutup aib saudaramu daripada mengumbarnya meski kau punya banyak kesempatan untuk melakukannya", dan seterusnya, dan seterusnya.

* * *

Sayapun segera memberi contoh konkrit 'kebaikan-kebaikan' apa saja yang mudah dilakukan oleh anak-anak seusia Sasha dan Naura, agar cerita imajinatif di atas lebih meresap dalam benak mereka. Lalu, sebagaimana lazimnya sebuah diskusi, maka 'penyampaian materi' di atas memasuki sesi tanya jawab.

"Mama, kenapa di padang Mahsyar, hampir semua orang hanya memikirkan dirinya sendiri?" tanya Sasha. Pertanyaan yang sulit :)

"Karena setiap orang sibuk mempertanggungjawabkan amalannya selama di dunia, dan banyak di antara mereka yang lebih banyak catatan keburukannya daripada kebaikannya" jawab saya mencoba memberikan jawaban terbaik yang bisa saya upayakan :)

"Terus bagaimana caranya agar kita nanti tak hanya memikirkan diri sendiri Ma?" tanya Sasha lagi dengan suara yang agak serak.

"Memang Mbak Sasha mau memikirkan siapa?" tanya saya.

"Mama" jawabnya sambil memeluk saya. Hiks, jadi pingin nangis :)

"Nanti di sana, aku mau pegangan tangan mama terus ya" timpal Naura. Kali ini kami tersenyum bersama :)

* * *

Setelah anak-anak tidur, saya mencari informasi lebih banyak tentang siapa saja yang mendapat perlindungan saat di padang Mahsyar nanti, dan ini yang saya temukan :

“Ada tujuh golongan umat manusia yang mendapat naungan di bawah Arsy-Nya, pada hari di mana tidak ada naungan kecuali naungan Arsy-Nya. Mereka adalah (1) imam (pemimpin) yang adil, (2) pemuda yang tumbuh dalam peribadahan kepada Rabbnya, (3) orang yang hatinya terkait di masjid, (4) orang yang saling mencintai karena Allah, berkumpul karena-Nya dan berpisah karena-Nya, (5) seorang lelaki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang berkedudukan lagi cantik, namun dia berkata: ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah’, (6) orang yang bersedekah namuan merahasiakannya, sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya, dan (7) orang yang mengingat Allah dalam keadaan sendirian hingga berlinang air matanya.” (Muttafaqun ‘alaih)

Golongan lain yang juga akan mendapatkan naungan Arsy-Nya adalah:

“Barangsiapa yang memberi kelonggaran kepada orang yang sedang kesulitan (membayar hutang) atau membebaskan (hutang tersebut) darinya, niscaya Allah akan menaunginya dalam Arsy-Nya.” (HR. Muslim No.3006)

* * *

# Berniat menjadi golongan yang manakah kita?:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
;