Kekerasan dan pelecehan seksual
terhadap anak semakin marak, bahkan di tempat-tempat dan oleh orang-orang yang
termasuk dalam kategori aman dan seharusnya bisa dipercaya. Misal, di
lingkungan sekolah dan rumah dengan pelaku dari kalangan internal atau keluarga
sendiri.
Kondisi yang kian mengkhawatirkan
ini mengharuskan orang tua terutama ibu, bersegera memberikan edukasi yang
intensif guna mengantisipasi terjadinya kriminalitas seksual pada anak di
manapun mereka berada. Edukasi yang penting untuk diberikan antara lain batasan
anggota tubuh mana yang boleh dilihat oleh orang lain terutama lawan jenis,
mana yang tidak boleh apalagi jika sampai diraba bahkan lebih, termasuk oleh
orang yang dihormati seperti guru, atau kerabat bahkan oleh ayah atau ibu
mereka sendiri.
Penting juga diedukasikan kepada
anak apa yang harus dilakukan jika dirinya merasa terancam. Akan lebih baik
lagi jika anak dibekali dengan keahlian bela diri. Komunikasi dan keterbukaan
juga perlu diintensifkan sehingga mereka bisa bersikap dan berkomunikasi dengan
terbuka jika mengalami kriminalitas seksual sehingga bisa ditangani lebih dini.
Pengamanan dan perhatian semua pihak juga tak kalah menentukan agar anak-anak
kita terhindar dari berbagai bentuk kriminalitas dan pelecehan.
# Tulisan telah dimuat di Rubrik 'GAGASAN' Jawa Pos pada Jumat, 18 April 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar