Jumat, 18 April 2014

Membentengi Anak dari Kekerasan Seksual



Kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak semakin marak, bahkan di tempat-tempat dan oleh orang-orang yang termasuk dalam kategori aman dan seharusnya bisa dipercaya. Misal, di lingkungan sekolah dan rumah dengan pelaku dari kalangan internal atau keluarga sendiri.

Kondisi yang kian mengkhawatirkan ini mengharuskan orang tua terutama ibu, bersegera memberikan edukasi yang intensif guna mengantisipasi terjadinya kriminalitas seksual pada anak di manapun mereka berada. Edukasi yang penting untuk diberikan antara lain batasan anggota tubuh mana yang boleh dilihat oleh orang lain terutama lawan jenis, mana yang tidak boleh apalagi jika sampai diraba bahkan lebih, termasuk oleh orang yang dihormati seperti guru, atau kerabat bahkan oleh ayah atau ibu mereka sendiri.

Penting juga diedukasikan kepada anak apa yang harus dilakukan jika dirinya merasa terancam. Akan lebih baik lagi jika anak dibekali dengan keahlian bela diri. Komunikasi dan keterbukaan juga perlu diintensifkan sehingga mereka bisa bersikap dan berkomunikasi dengan terbuka jika mengalami kriminalitas seksual sehingga bisa ditangani lebih dini. Pengamanan dan perhatian semua pihak juga tak kalah menentukan agar anak-anak kita terhindar dari berbagai bentuk kriminalitas dan pelecehan.

# Tulisan telah dimuat di Rubrik 'GAGASAN' Jawa Pos pada Jumat, 18 April 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
;