Senin, 28 April 2014

Pusaka bagi Anak Negeri


Sasha, si sulung, dalam balutan busana Minangkabau :)

Hanya berbeda satu generasi, tapi saya merasakan perbedaan yang sangat signifikan antara kehidupan saya dan putri-putri saya dalam mengenal Indonesia.

Saat saya kecil, ada begitu banyak mainan tradisional dan kearifan lokal masyarakat yang saya kenal. Saya juga mudah menemukan rumah-rumah tradisional di sejumlah daerah yang pernah saya tinggali saat kecil, terutama di Pulau Jawa bagian timur dan Sumatera bagian selatan. Hampir setiap hari pula saya bisa menyantap makanan dan camilan tradisional, terutama yang berbahan singkong seperti getuk dan geblek (makanan tradisional yang terbuat dari tepung kanji atau singkong).

Minggu, 27 April 2014

Karena Skenario-Nya Seringkali Lebih Indah dari Rencana Kita

skenario allah untuk ismi
Sumber foto dari sini

Siang itu saya bersiap menjemput anak-anak di rumah mertua. Saya pikir, siang yang tak terlalu terik saat itu adalah waktu yang terbaik. Mumpung belum hujan, juga mumpung belum mengantuk Saya tinggal memakai sebelah kaos kaki lagi ketika tiba-tiba rintik hujan terdengar semakin keras. Padahal beberapa belas menit sebelumnya sinar matahari masih ada.

"Duh, kenapa gak dari tadi sih hujannya? Pas sudah siap begini, tinggal kunci pintu, koq hujan? Tiwas sudah pake sunblock segala" haha, demikian gerutu saya saat itu, khas manusia yang suka mengeluh :)

Sabtu, 26 April 2014

Food Combining vs Tazkiyatun Nafs


Tazkiyatun Nafs2


Saat merasa bosan dengan postingan di Beranda, saya sering 'jalan-jalan' ke grup Food Combining Indonesia (FCI). Banyak postingan 'segar' di sana yang sering membuat pikiran saya menjadi fresh :)

Postingan 'segar' yang saya maksud adalah foto atau gambar makanan sehat yang diposting oleh anggota FCI, terutama untuk menu sarapan berupa buah dan makan malam yang umumnya didominasi oleh sayuran. Selain gambar/foto, hal lain yang saya suka saat mengunjungi grup ini adalah testimoni teman-teman pelaku food combining (FCers) terutama yang baru atau pemula tentang perubahan baik apa saja yang mereka rasakan setelah menerapkan pola makan dan pola hidup sehat. Dan di antara sekian banyak testimoni, salah satu favorit saya adalah cerita tentang bagaimana mereka menjadi tidak suka atau tidak lagi berselera terhadap makanan/minuman tidak sehat yang dulu sering bahkan hampir setiap hari mereka konsumsi. Tak hanya sampai tak lagi menyukai, sejumlah FCers bahkan merasakan respon tubuh yang sangat luar biasa ketika 'terpaksa' memakan/meminum makanan tersebut, misalnya saja karena faktor 'kangen' :)

Kamis, 24 April 2014

Mencicil Rumah di Surga

10 Amalan Berbonus Rumah di Surga
Sumber Foto : http://www.voa-islam.com

"Rumah di surga juga perlu diangsur sejak di dunia lho kalau gak mampu beli cash" demikian seorang teman berkata setengah bercanda di sela obrolan kami. Saat itu, bergaya bak pakar keuangan (amatir), kami tengah menganalisa tren kenaikan harga properti dari tahun ke tahun. Hehe iseng banget, itung-itung mengasah otak biar gak karatan :)

Soal 'mencicil rumah di surga' kemudian mengingatkan teman saya itu pada kebiasaan seorang office boy di kantor suaminya yang memiliki kebiasaan unik.

Selasa, 22 April 2014

Serba-serbi Pemilu yang Memprihatinkan

Demokrasi 'Wani Piro' Warnai Pemilu
Sumber Foto : http://www.jurnas.com


"Di pemilu kali ini minat masyarakat berpartisipasi sangat tinggi" ucap seorang kerabat saat saya bersilaturahim ke desa hari minggu kemarin.

"Pas pemilu 2009, baru jam 10 pagi saja TPS sudah sepi. Tapi kemarin, sampai jam 12 siang, masih banyak masyarakat yang datang ke TPS" lanjutnya.

Kesadaran politik masyarakat sepertinya semakin tinggi, gumam saya dalam hati. Atau karena banyak doorprize-nya ya, pikir saya lagi :) Tapi gak asyik donk kalau hanya berasumi, maka saya tanya apa sebabnya pada kerabat saya.

"Soalnya, banyak yang bagi-bagi uang. Per suara dihargai Rp 20 ribu" jawabannya membuat saya menarik nafas kecewa :( Akhirnya, kerabat saya menceritakan lebih detil bagaimana kronologi transaksi politik uang tersebut.

Jumat, 18 April 2014

Membentengi Anak dari Kekerasan Seksual



Kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak semakin marak, bahkan di tempat-tempat dan oleh orang-orang yang termasuk dalam kategori aman dan seharusnya bisa dipercaya. Misal, di lingkungan sekolah dan rumah dengan pelaku dari kalangan internal atau keluarga sendiri.

Kondisi yang kian mengkhawatirkan ini mengharuskan orang tua terutama ibu, bersegera memberikan edukasi yang intensif guna mengantisipasi terjadinya kriminalitas seksual pada anak di manapun mereka berada. Edukasi yang penting untuk diberikan antara lain batasan anggota tubuh mana yang boleh dilihat oleh orang lain terutama lawan jenis, mana yang tidak boleh apalagi jika sampai diraba bahkan lebih, termasuk oleh orang yang dihormati seperti guru, atau kerabat bahkan oleh ayah atau ibu mereka sendiri.

Penting juga diedukasikan kepada anak apa yang harus dilakukan jika dirinya merasa terancam. Akan lebih baik lagi jika anak dibekali dengan keahlian bela diri. Komunikasi dan keterbukaan juga perlu diintensifkan sehingga mereka bisa bersikap dan berkomunikasi dengan terbuka jika mengalami kriminalitas seksual sehingga bisa ditangani lebih dini. Pengamanan dan perhatian semua pihak juga tak kalah menentukan agar anak-anak kita terhindar dari berbagai bentuk kriminalitas dan pelecehan.

# Tulisan telah dimuat di Rubrik 'GAGASAN' Jawa Pos pada Jumat, 18 April 2014

Rabu, 16 April 2014

Memperkenalkan Padang Mahsyar pada Anak-anak


Sumber Foto : http://kampungakhirat.com


'Dongeng' pengantar tidur untuk anak-anak kali ini bertema tentang 'padang mahsyar' :)

* * *

Bayangkanlah kita tengah berada di padang Mahsyar, sebuah dataran luas yang begitu dekat jaraknya dengan matahari. Tempat di mana seluruh umat manusia dikumpulkan. Sangat panas, sehingga banyak orang hanya sibuk memikirkan dirinya sendiri. Lalu tiba-tiba datang seorang malaikat memberi segelas air minum yang nampak begitu segar pada seseorang, sebut saja namanya Annisa.

"Ini untukmu, karena semasa di dunia kau sering memberi makan dan minum fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan" kata si malaikat.

Annisa segera meminumnya dengan sangat gembira. Tak lama kemudian datang lagi malaikat lain yang membawa sekeranjang buah-buahan yang begitu ranum.

Kamis, 03 April 2014

Pola Makan Lebih Sehat dengan Food Combining

Foto by www.sehatplus.com


Ceritanya, dalam dua bulan terakhir saya mencoba menerapkan pola makan yang lebih sehat untuk keluarga. Saya tertarik dengan Food Combining sebagai panduannya. Karena pola makan sehat ini tidak hanya untuk saya namun seluruh keluarga, maka semua dilakukan secara perlahan. Target pertama saya di bulan-bulan pertama adalah menghilangkan sejumlah menu kurang sehat yang selama ini sering kami konsumsi. Dan taraa, berikut sejumlah daftar makanan dan minuman yang hilang atau berkurang cukup signifikan dalam daftar menu kami selama dua bulan terakhir :

 
;