Selasa, 25 Februari 2014

Keengganan Bank Besar Melayani KUR Mikro

microfinance1 Kredit Mikro untuk UMKM
Sumber Foto : www.finansialku.com


Saat melakukan riset mengenai UMKM beberapa waktu lalu, seorang narasumber menceritakan bagaimana keengganan pihak perbankan melanjutkan estafet mengentaskan orang miskin menjadi masyarakat yang mandiri lalu bermetamorfosis menjadi pengusaha.

"Kami sudah capek-capek mengubah mindset mereka tentang kemiskinan, memberi mereka modal usaha meski terbatas, namun bank-bank besar seringkali membiarkan mereka layu sebelum berkembang" demikian si bapak mengungkapkan kekesalannya.

"Kan ada KUR Pak?" tanya saya.



"Ah, itu cuma formalitas saja Mbak, dalam praktiknya banyak bank gak mau susah payah menyalurkan dana KUR kepada orang miskin. Daripada 500 juta dibagikan ke 10-20 orang miskin, enakan langsung dikucurkan pada 1-2 pengusaha. Lebih simpel kerjanya, keuntungannya sama saja" jelas si bapak semakin kesal. Saya hanya ber'Ooooo' dalam hati ikut geram

Minggu lalu, tanpa diniati, saya berhasil mengorek langsung pengakuan salah satu bank plat merah tentang KUR tersebut via telepon. Sebenarnya saya ingin klarifikasi tentang salah ketik tanggal, bulan dan tahun dalam sebuah perjanjian dengan pihak bank. Sebelum menutup telepon, saya sempatkan untuk menanyakan tentang KUR.

"Bunga untuk KUR sekarang berapa persen Pak?" tanya saya.

"Sekitar 14 persen Mbak" jawab staf bank.

"Itu untuk skala mikro?"

"Ritel Mbak, kami gak melayani yang skala mikro"

"Berarti di bank Bapak gak ada program untuk pengusaha mikro ya?"

"Ya ada Mbak, tapi kami gak melayani" jawabnya.

"Ada tapi gak melayani artinya kan sama saja dengan tidak ada Pak, pada akhirnya pengusaha kecil tetap gak bisa mengakses kredit mikro kan?"

"Kalau ada yang tertarik kami alihkan ke divisi atau bank lain Mbak, ribet ngurusi kredit mikro. Mending yang langsung besar saja"

Ah, mereka jujur juga ternyata, tapi ini sangat mengenaskan :(

15 komentar:

  1. wah pantes banyak pengusaha kecil yang sulit berkembang

    BalasHapus
  2. BRI Unit masih tetep Ngurusi kredit KUR Mikro Gan...

    BalasHapus
  3. untung nya BRI masih telaten ngurusi pengusaha mikro :)

    BalasHapus
  4. Masa sih ada bank kyk gitu,mungkin bertanya pd org yg salah itu.karena untuk kredit mikro memiliki divisi sendiri.
    bjb,mandiri,bri,dll.

    BalasHapus
  5. Nasabah tsb salah masuk bank, coba ke BRI Unit pasti akan dilayani dengan setulus hati dan prosesnya tidak ribet

    BalasHapus
  6. ada di mandiri tapi bunganya tinggi 21 persen coba kalo hutangnya timggal separo berarti bunganya 42 persen utang tinggal sikit bunganya tetap tinggi

    BalasHapus
  7. masih mending di pegadaian walau bunga 18 persen tapi kalau saldo utang kita tinggal sedikit bunganya turun jugakalo di pikir betul juga kt pengusaha di merdeka.com tgl 22 feb.sebut perbankan seperti lintah darat memang ndak semua bank tapi bank besar seperti mandiri masuk di dalamnya

    BalasHapus
  8. Bank besar ???....saya nggak yakin dgn tulisan diatas, coba lihat BRI yg sudah menyalurkan KUR s/d 20 trilyun dengan akses layanan menjangkau sampai ke pedesaan.

    BalasHapus
  9. Kalo masalah bunga....BRI untuk KUR Mikro....1,025/Flat perbulan....jadi ga usah khawatir ketinggian bunga.......jadi untuk pengusaha mikro...monggo dipersilahkan ke BRI unit..untuk mengajukan pinjaman KUR Mikro

    BalasHapus
  10. DI mandiri Sangat Nyaman Yg penting Di lapangannya Broo..Jgn asal bicara!!!

    BalasHapus
  11. Secara teori, hampir semua bank memromosikan diri bahwa mereka memiliki layanan KUR Mikro, sama seperti bank yang saya ceritakan di atas. Saya melihat sendiri di meja stafnya sebelum saya menelepon, ada brosur tentang KUR Mikro. Tapi dalam praktiknya, mungkin tidak selalu seperti yang digembar-gemborkan, dan melalui tulisan ini saya hanya menceritakan sekelumit tentang bagaimana praktiknya di lapangan.

    Penulis turut berharap saja semoga ke depan, pemberian KUR mikro akan semakin baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil :)

    BalasHapus
  12. tapi saat ini, saya juga ikutan kredit ikro di bank BRI .. usaha bengkel udah di survey dari 2 bulan lalu, setiap ditanya ke CS nya suruh nunggu 2 minggu lagi, bsoknya nanya jawab 2 minggu lg begituuuu terus slama 2 bulan, gada kepastian... kesel rasanya.. tp yah gimanaaa butuh jugaaaa ... sbnrnya apa masukin alikasi k bank lain aja yaaa.. soalnya saya blm pernah kredit dan ga ngerti yg gituan, tp mau sampe kapan nunggu,,,,, *curhat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak ada salahnya coba bank atau mekanisme pembiayaan lain Pak Juene jika memang sangat membutuhkan :) Setau saya gak lama koq pak, katanya sih maks 7 hari. Malah ada bank yang mengatakan bisa 3 hari asal berkas lengkap bisa cair. kebetulan bank yang menjanjikan ini bukan BRI :)

      Hapus
  13. Karena berkunjung ke lomba blog nya TMII, ketemu blog ini.Sayang nya ketika punya akses & kuasa terhadap seluruh bank penyalur KUR tidak pernah mendapat laporan dan data seperti ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih atas kunjungannya Pak :)

      Salah satu peran blogger di sini Pak, menjadi 'jembatan' antara pelaku dan pembuat kebijakan serta masyarakat. Saya berharap mereka yang punya power bisa lebih sensitif lagi atas realitas yang ada....

      Hapus

 
;