Kamis, 29 Agustus 2013

Mendongkrak Promosi Pariwisata Melalui ‘Ujung Jari’



Acara masak-memasak di sebuah saluran televisi khusus memasak siang itu memantik kesadaran saya betapa pentingnya arti sebuah promosi yang kreatif untuk memajukan sektor pariwisata sebuah negara. Di acara yang dipandu oleh dua presenter tersebut, satu dari Malaysia dan satu dari Indonesia, terlihat jelas bagaimana agresifnya presenter Malaysia mempromosikan tempoyak sebagai salah satu makanan khas dan kebanggaan masyarakat Perak, salah satu kota di Malaysia. 


Tempoyak.jpg
Tempoyak yang belum dimasak, sumber foto Wikipedia

Sejenak saya terdiam lalu terlintas sebuah pikiran negatif, “Jangan-jangan, Malaysia nge-klaim lagi nih”. 

Saya berasumsi demikian, karena sebagai orang yang besar di Sumatera, tepatnya di Provinsi Lampung, saya sangat familiar dengan tempoyak. Makanan yang terbuat dari durian yang difermentasi ini saya anggap sebagai miliknya orang Lampung, milik orang Sumatera. Pokoknya, Indonesia punya :)

Selasa, 06 Agustus 2013

Mengantar Ibu Ke Syurga




http://sayhitohenny.blogdetik.com/files/2011/10/kasih-ibu.jpg
Foto : dari sini


Merenung di suatu waktu, apakah hadiah terindah untuk Ibu?

Hadiah terindah atas segala kasih sayang dan pengorbanannya yang tak ternilai; atas perhatian tulus ikhlasnya yang tak berharap balas; atas doa indah yang selalu beliau panjatkan; atas banyak hal yang tak mungkin disebutkan satu persatu bahkan tak mungkin terbayar andai dunia dan seisinya dipersembahkan pada Ibu sebagai ganti atas apa yang telah beliau lakukan pada anaknya….?

Kubuka file skripsiku. Di halaman persembahan tertulis :


Untuk mereka yang tercinta : Ibu dan Ayah,
Dua orang terkasih yang paling berhak atas segala penghargaan dan rasa terimakasih.


 
;