Jumat, 26 April 2013

Wisata Edukasi untuk Indonesia Kreatif




Ancol yang selalu ramai pengunjung, sumber foto : m.ancol.com

Seiring dengan semakin meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat, rekreasi atau wisata kian memiliki arti penting. Kehadirannya tidak lagi dianggap sebagai kebutuhan sekunder atau tersier, namun sudah mulai bergeser menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Rekreasi juga tak lagi identik dengan masyarakat menengah ke atas dan wikayah perkotaan saja. Di sisi lain, manfaat rekreasi juga tak hanya sebatas merilekskan pikiran, namun juga dinilai efektif sebagai salah satu sarana pembelajaran yang menyenangkan terutama bagi anak-anak. Perpaduan antara rekreasi dan edukasi ini kemudian memunculkan sebuah konsep yang sangat populer dalam bidang wisata saat ini yakni wisata edukasi atau dikenal juga dengan edutainment. 

Kamis, 25 April 2013

Anak-anak Perempuan yang Menyayangi Ayah Ibunya


http://twinpossible.com/wp-content/uploads/2011/06/fathers-day-gift-ideas.jpg
Foto : twinpossible.com

Meski tak bekerja, banyak anak perempuan yang telah menikah tetap memiliki keinginan besar dan berusaha keras bisa memberi ayah ibunya, walau jumlahnya tak seberapa. Bagi mereka, memberi tidak semata berarti membantu namun juga wujud kasih sayang dan rasa terimakasih. Bisa memberi terkadang juga menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. Sayangnya, keinginan untuk memberi tidak selalu terealisasi dengan mudah terutama bagi istri-istri yang tidak bekerja. Seringkali ini justru menjadi dilema. Masalah ini seringkali menjadi topik diskusi dan curhat saya dengan sejumlah teman perempuan. Beberapa di antaranya memiliki kisah yang begitu mengharukan.

Sabtu, 20 April 2013

Jujur, Saya Sangat Iri Padanya....

Foto : www.rizwanashraf.com

Kami berkenalan di Facebook, akrab begitu saja sejak pertama kali berkenalan. Kebetulan kami punya hobi yang sama, menulis. Dari berdiskusi seru soal tulisan, saya akhirnya tau cukup banyak tentang dirinya. Ternyata dia tinggal di salah satu negara impian saya, memiliki keluarga kecil yang sangat bahagia dan terlihat begitu sempurna. Alur hidupnya begitu inspiratif hingga saya menyimpulkan, saya sungguh iri padanya. Pada apa yang telah diraih dan dimilikinya.

Jumat, 19 April 2013

Menemukan Indonesia di Pasar Tradisional

AGAM, 1/2 - Sejumlah pedagang menunggu pembeli dagangnya di pasar tradisional biaro,
Foto : www.antarasumbar.com


Ada rasa yang berbeda saat pergi berbelanja ke pasar tradisional. Di sana saya merasa menemukan Indonesia. Sebuah rasa yang terasa semakin langka di tengah modernitas yang kian meminggirkan nuansa dan rasa ke-Indonesiaan kita.

Bersyukur, di Jember, kota tempat saya tinggal saat ini, sejumlah pasar tradisional mudah dijangkau. Salah satu yang menjadi favorit saya adalah Pasar Kepatihan, sebuah pasar tradisional yang terbilang tua. Dibanding pasar tradisional lain, pasar ini letaknya lebih dekat dengan rumah dengan ketersediaan bahan dan kebutuhan sehari-hari yang cukup lengkap. Hal lain yang juga saya sukai saat berbelanja di pasar ini adalah nuansa ke-Indonesiaannya yang juga masih sangat kental. 

Kamis, 18 April 2013

Salamku untuk Ayah Ibumu…..

siap-siap-mudik.jpg
Foto : mobavatar.com


Bertahun lalu,

Siang itu saya membenamkan diri dalam bacaan yang sebenarnya tak saya minati. Hanya ingin terlihat sibuk di depan seseorang yang biasanya tak lama lagi akan datang menghampiri, setiap kali dia akan mudik.

“Ririn, aku mau pulang” ucapnya dengan lembut dari balik pintu kamar kos yang hanya terbuka sebagian. Saya membalasnya dengan senyum termanis yang bisa saya berikan sambil menghampirinya.

Senin, 01 April 2013

Dokter-dokter Berhati Malaikat


Sumber Foto : matoa.org

Saat saya kecil, sosok dokter yang sering saya temui ketika itu benar-benar menjelma bak malaikat penolong. Mereka kerap datang ke rumah pasien yang sedang sakit. Bersikap sangat ramah dan penuh empati saat memeriksa. Lalu menjelaskan dengan penuh kasih mengenai obat yang perlu diminum dan sejumlah perawatan lain yang harus dilakukan keluarga pada si sakit. Yang lebih mengharukan, kadang mereka menolak untuk dibayar. Kalaupun pasien harus tetap keluar uang, jumlahnya seringkali tidak terlalu banyak. Sosok yang sering diidentikkan dengan baju berwarna putih itu benar-benar menjelma seperti malaikat.