Jumat, 10 April 2009

I Always Be The Winner

Apa yang kau yakini, seperti itulah dirimu. Dan setiap orang akan menjadi seperti yang diinginkan, diyakini dan diperjuangkannya.

Keyakinan, atau “mantra” menurut Prof.Dr. Roy Sembel, adalah suatu kekuatan yang mempengaruhi pikiran, emosi, dan tindakan seseorang untuk meraih kemenangan. Kekuatan yang juga bisa mempengaruhi pikiran, emosi, dan tindakan orang-orang di sekitarnya, yang secara “ajaib” memberikan dukungan penuh bagi sang pemenang untuk merealisasikan mimpinya. Kekuatan “mantra” ini biasanya akan semakin berlipat ganda jika menemukan momen yang tepat, dan didukung oleh orang-orang yang senantiasa memberi support dan iringan doa yang tulus.

Kemenangan Tidak Datang Begitu Saja


Meraih kemenangan, dalam konteks apapun termasuk dalam kompetisi menulis, seperti mendaki gunung yang terjal. Inilah hakikat sebuah kemenangan. Susah dicapai, melelahkan dan terkadang butuh waktu yang lama. Karenanya, perlu banyak persiapan yang matang karena perjalanan yang harus dilalui tidak mudah, banyak aral melintang, sangat melelahkan dan tidak selalu menjanjikan kemenangan. Semakin susah diraih, biasanya kemenangan akan terasa semakin manis dan indah.

Mengapa Saya Memilih Lomba Sebagai Ajang Aktualisasi diri?

Awalnya saya hanya ingin menulis dan terus menulis hingga suatu saat saya benar-benar bisa menulis. Dan untuk itu saya merasa membutuhkan penilaian dan masukan dari orang lain yang memang expert sehingga masukan yang diberikannya akan semakin mengakselerasi proses belajar dan kemampuan saya menulis. Tapi saya tidak tau harus ke mana dan pada siapa. Teman, dosen atau siapa?

Seluk Beluk tentang Lomba Menulis

Ada banyak cara dan sarana untuk mengaktualisasikan diri dalam dunia tulis menulis. Untuk yang suka fiksi, bisa mengaktualisasikannya dalam bentuk cerpen atau novel. Mengirimkannya ke media atau menerbitkannya menjadi sebuah buku. Untuk yang suka menulis artikel ilmiah populer, media cetak memberi ruang cukup terbuka untuk beraktualisasi diri. Selain dua cara ini, ada satu sarana lagi yang bisa dimanfaatkan baik untuk yang suka fiksi atau tulisan ilmiah populer, yakni kompetisi menulis. Siapapun bisa menjajal kemampuan diri dalam menulis melalui kompetisi ini.

 
;